Terdengar seperti nama orang, tetapi sebuah kota. Dan terlihat seperti kota-kota di kepulauan Yunani, tetapi justru ada di Tunisia, negara Arab yang berbatasan dengan Libya. Itulah Sidi Bou Said. Sidi Bou Said adalah sebuah kota kecil yang terletak sekitar 20 km utara kota Tunis, ibukota Tunisia. Kota kecil ini memiliki pemandangan yang cantik dan khas, dengan bangunan-bangunan berwarna putih dan biru, pintu yang artistik, dan dinding dengan bunga daffodil yang menggantung.
Orang yang tidak tahu mungkin akan mengira tempat ini ada di Yunani, karena memang memiliki pemandangan serupa dengan pulau-pulau cantik di kepulauan Yunani (Greece). Meskipun tentu saja tidak sama. Bangunan-bangunan di kepulauan Yunani memiki arsitektur lebih mencolok dan seragam, lebih cantik lagi, dan juga lebih populer.
Meskipun tak sepopuler pulau-pulau Yunani, Sidi Bou Said di Tunisia juga cukup populer di kalangan para wisatawan dunia. Tapi sepertinya memang belum dikenal ya oleh para wisatawan atau traveler Indonesia. Pulau-pulau Yunani saja yang sudah tersohor masih jarang terjamah oleh wisatawan kita :p. Karena itulah, di sini saya akan berikan informasi tentang kota wisata Sidi Bou Said biar wawasan kita tentang wisata terkenal dunia bertambah. Dan memperbesar kesempatan kita untuk melihat semua tempat-tempat indah di seluruh dunia. Amin. (Loh?).
Ok, kembali ke topik. Sidi Bou Said tak hanya memiliki pemandangan kota kecil yang cantik, tetapi juga menawarkan pemandangan laut yang indah. Secara, kota ini dibangun di atas tebing yang cukup curam yang menghadap Laut Mediterania (Laut Tengah). Karena itulah, tempat ini merupakan salah satu destinasi wisata f1avorit turis, khususnya pada musim panas. Tak hanya pulau-pulau di Yunani saja yang memiliki teras cafe dan balkon hotel menghadap laut yang biru, di Sidi Bou Said Anda juga bisa menikmati pemandangan serupa.
Kalau saya pernah bilang bisa breakfast dan dinner with a view di tempat wisata indah di Yunani, di Sidi Bou Said juga bisa, kalau Anda mau membayar lebih untuk ‘a view’ nya itu. Seperti yang saya sudah bilang, mungkin ‘harga’ view-nya atau pemandangannya lebih mahal dibanding harga makanannya sendiri atau hotelnya. Jadi sebenarnya Anda tidak hanya membayar apa yang Anda beli, tetapi juga membayar pemandangan yang bisa Anda nikmati dari sana, entah itu dari teras cafe atau dari kamar hotel. Biasa kan di dunia pariwisata. Semakin indah pemandangan sekitar semakin mahal juga harganya. Well, sometimes really worth it if that is what you seek.
Dan cantiknya Sidi Bou Said di Tunisia juga telah banyak memikat dan menjadi inspirasi banyak seniman seperti Paul Klee dan penulis Andre Gide. Selain pemandangan laut dan kotanya sendiri, Sidi Bou Said juga menyimpan daya tarik lain. Yaitu toko-toko kecil atau penjual suvenir pinggir jalan yang banyak dijumpai telebih pada musim ramai wisatawan seperti pada musim panas. Toko-toko suvenir ini menjual aneka barang-barang kerajinan yang cantik, unik, artistik, dan colourful. Mulai dari aneka gambar dan lukisan warna-warni, keramik-keramik dengan detail yang indah, gerabah, aneka barang kerajinan seperti keranjang dan boneka, hingga sangkar burung :3.
Selain toko suvenir, Anda juga bisa jalan-jalan ke pasar kecil Sidi Bou Said yang menjual kebutuhan sehari-hari warga lokal dan juga barang-barang lain. Dan jika Anda ingin mengunjungi cafe yang menawarkan atmosfer khas Sidi Bou Said, datang saja ke Cafe des Delices dan Cafe de Nattes. Ini adalah dua cafe paling terkenal sekaligus paling banyak dipotret di Sidi Bou Said. Cafe des Delices menyajikan pemandangan tepi laut yang menakjubkan sementara Cafe de Nattes menawarkan suasana nyaman dan tradisional. Cafe de Nattes merupakan tempat yang sering digunakan seniman Paul Klee untuk menyelesaikan karya-karyanya.
Nah sudah jelas kan info wisata tentang kota cantik di Tunisia, Sidi Bou Said? So, siap merencanakan perjalanan ke sana?